Lawan Personel dan Coba Kabur, Dua Pelaku Curanmor Ditembak

DELITUA (bareskrim.com) | Personel Polsek Delitua terbilang cepat merespon laporan dari korbannya. Terbukti, dalam hitungan jam berhasil meringkus pelaku perampasan sepeda motor atau curanmor berikut si penadah.

Bahkan, personel reskrim memberikan tindakan tegas terukur saat proses meringkus dua pelaku. Peluru pun ‘bersarang’ di betis kaki masing masing pelaku.

Usai perawatan atas luka tembak di Rumah Sakit Bhayangkara, selanjutnya ke dua pelaku diboyong ke Mapolsek Delitua guna proses lanjut.

Keterangan diperoleh melalui pesan whatsapp, Ahad (18/10/2020) siang, bahwasannya ada laporan dari Sri Aminah (32), warga Jalan Lizardi Putra, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan, korban yang mengaku sepeda motor miliknya telah dirampas dua laki laki tak dikenal.

Ketika itu, pada Sabtu (17/10/2020) sekitar puku 19.30 WIB korban membonceng temannya, Mela Ritonga mengendarai sepeda motor Scoopy melintasi Jalan Seroja VII menuju Pasar Melati hendak membeli bakso.

Pas di kawasan agak sepi, seketika dari semak semak muncul dua lelaki sambil memegang kayu broti memaksa korban berhenti. Karena kaget bercampur ketakutan, korban memacu kencang kenderaannya. Tapi, tak sampai jauh korban dan kenderaannya terjatuh.

Pelaku yang terus mengejar korban akhirnya berhasil menguasai sepeda motor yang jadi target mereka lalu membawanya kabur.

“Sewaktu terjatuh saya masih sempat mencabut kunci kereta itu dan berlari sambil berteriak minta tolong. Tapi tidak ada orang yang mendengar maupun melintas di tempat itu,” kata korban, seraya mengatakan, dia langsung ke Mapolsek Delitua membuat laporan.

Menerima laporan korbannya, personel reskrim dipimpin Kanit, Iptu Martua Manik dan Panit Ipda, Elia Karokaro segera meluncur ke lokasi melakukan penyelidikan.

Dari sini, personel berhasil mengidentifikasi pelaku perampasan sepeda motor tersebut. Dan berkat kerja keras personel, satu persatu pelaku termasuk penadah berhasil diringkus.

Awalnya, personel meringkus pelaku berinisial TBG (34), warga Jalan Jamin Ginting Km 11,5 Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, di warung kopi belakang hotel Murai Jalan Setiabudi, Medan sekitar pukul 03.00 WIB, Ahad (18/10/2020).

Interogasi dilakukan, TBG mengaku dia beraksi bersama temannya, MS. Selang lima belas menit, personel pun meringkus MS yang lagi berada di kamar 20 hotel Camar Jalan Jamin Ginting. Dari keterangan pria 33 tahun, warga Jalan Bunga Pancur Siwah Gang Kenanga, Simpang Selayang, Medan Tuntungan ini diakui bahwa sepeda motor tersebut telah dijual kepada, DK.

Kedua pelaku lalu dibawa personel menuju ke rumah DK di Jalan Eka Surya Gang Eka Surya Medan Johor. Lantas, DK pun diamankan berikut sepeda motor Scoopy bernomor polisi BK 2949 AES, milik korban.

Menurut Iptu Martua Manik, saat sepeda motor didapati dari DK, pelat nomor polisinya sudah tidak ada lantaran telah dibuang oleh pelaku.

Kemudian kita bawa pelaku untuk menunjukkan di mana pelat momor polisi itu dibuang.

“Nah, dalam perjalanan menuju ke sana pelaku ini melakukan perlawanan dan coba melarikan diri.

Kita sudah coba memberikan tembakan ke udara sebagai peringatan, tapi tidak dihiraukan. Makanya kita tembak kaki masing masing pelaku. Selanjutnya di boyong ke rumah sakit bhayangkara,” jelasnya.

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap kepada awak media, membenarkan anggotanya telah meringkus pelaku perampasan sepeda motor dan penadahnya.

“Iya, anggota kita telah meringkus kedua pelaku curanmor dan penadahnya. Dan berdasarkan catatan kedua pelaku ini pernah dihukum di Lapas Tanjunggusta. Tersangka MS terlibat kasus curanmor dan TBG terlibat kasus penganiayaan,” terang Kapolsek.(amri/B)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *