EkonomiHeadlineIndeks

Demi Proyek Kota Deli Megapolitan | Pesiunan PTPN 2 Diintimidasi Kosongkan Rumah

LABUHAN DELI (bareskrim.com) | Untuk melancarkan kepentingan salah satu pengembang (developer) perusahaan properti terbesar di Indonesia, dikabarkan PTPN II melakukan intimidasi terhadap pensiunan untuk segera mengkosongkan rumah yang sudah ditempati bertahun-tahun.

Dugaan intimidasi itu terendus demi proyek Kota Deli Megapolitan. Oleh PTPN II disebut-sebut hanya memberikan Satunan Hari Tua (SHT) bagi pensiun diatas tahun 2000, sedangan di tahun 2000 tidak mendapatkan SHT, hanya uang pindah sebesar 6 juta rupiah.

“Gimana kami harus mengkosongkan selama 10 hari sejak tanggal 5 November 2020, karena belum ada kejelasan dari PTPN II atau pengembang,” jelas Masidi yang sudah pensiun sejak 2015 kepada awak wartawan, Minggu, 8 November 2020.

 

 



Bahkan, Masidi juga menjelaskan, pensiunan yang sudah meninggal dibawah tahun 2000 tidak mendapatkan SHT dan hanya uang pindah.

“Bayangkan sudah tidak dapat SHT, dan hanya 6 juta uang pindah. Mereka harus mengkosongkan rumah. Mereka harus tinggal dimana,” ungkap Masidi yang memiliki orangtua yang juga pensiunan PTPN II.

BACA JUGA

Petugas P2TL Arogan Main Putus Meteran Listrik Pelanggan Tanpa Prosedur

Sama hal juga diungkapkan Nurhayati Sihombing yang juga pengsiun pada tahun 2004, bahwa dirinya tidak terima atas keputusan PTPN II yang memperlakukan para pengsiunan yang sudah mengabdi kepada perusahaan.

“Jelas kami para pengsiunan tidak terima perlakuan PTPN II, sebab lahan ini akan dijual dan dibangun oleh pengembang. Bayangkan sudah bertahun-tahun kami bekerja dan menempati tempat ini, karena untuk mencari keuntungan pengembang kami akan ditelantarkan,” jelas Nurhayati Sihombing.

Sebagai informasi bahwa sekitar 13 orang pengsiunan harus meninggalkan rumah dari Komplek Emplasmen Kebun Helvetia yang memiliki luas 7,15 Ha, berisi dengan beberapa bangunan Gudang Tembakau, Kantor, Taman Kanak-Kanak (TK) dan Komplek Emplasmen Kebun Helvetia yang ditempati pekerja aktif. (rel/ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button