HeadlineIndeksKriminalitasMedan

Ditembak Petugas Satreskrim Polrestabes Medan | Dua dari Tiga Tersangka Jambret Minta Ampun

MEDAN (bareskrim.com) | Petugas Satreskrim Polrestabes Medan melumpuhkan dua dari tiga pelaku jambret yang meresahkan warga masyarakat Kota Medan.

Kedua tersangka bernama M. Hadji (21) warga Jalan M Yakub Gg Tini Medan dan Hendra Sani alias Bajol warga Jalan Tirto Medan terkapar diterjang timah panas polisi saat penyergapan di Jalan HM Yamin Medan. Sendangkan satu tersangka lainnya bernama Ali Adam (28) warga Jalan HM Yamin Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing melalui Kanit Pidum Iptu Ardian Yunnan Saputra mengatakan Ketiganya tersangka ini merupakan residivis kasus jambret, narkoba dan begal.

“Begitu bebas kembali mengulangi perbuatannya melakukan penjambretan,” kata Iptu Ardian Yunnan Saputra, Senin (16/11/2020) malam.

Penangkapan komplotan Jambret ini, bermula dari laporan kasus penjambretan di Jalan GB Josua pada Kamis (12/11/2020) lalu yang dialami oleh korban Renata Pangaribuan (40) menjadi.

“Kita menerima tiga laporan polisi terkait aksi penjambretan yang oleh pelaku,” terang Yunnan.

Setelah mendapati informasi keberadaan pelaku, polisi yang melakukan penyelidikan langsung terjun ke Jalan HM Yamin Medan. Sesampainya ke lokasi petugas langsung melakukan penyergapan.

“Saat personel Subnit Jatanras Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan melakukan penyergapan, kedua tersangka berusaha kabur mengendarai sepedamotor, kemudian personel memberikan tembakan peringatan tiga kali ke udara, Namun kedua tersangka M Hadji dan Bajol malah semakin menyerang dengan menabrakan sepedamotor ke arah petugas,” terang Yunnan.

Melihat aksi para tersangka yang berusaha menabrak petugas, kedua tersangka pun diberikan tindakan tegas terukur dengan mengenai kaki kedua pelaku yang mengakibatkan pelaku tidak bisa melarikan diri dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan atas luka tembak tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan polisi, para tersangka jambret ini sudah 8 kali melakukan penjambretan di seputaran Kota Medan antara lain di Jalan Setia Budi menggasak tas berisi uang Rp500 ribu dan minyak wangi. Selanjutnya seputaran Jalan Ringroad tas cuma dapat uang Rp30 ribu dan surat-surat berharga,” sebut Iptu Yunnan

Kemudian para tersangka juga beraksi seputaran Jalan Sudirman dan berhasil meraup tas berisi uang Rp600 ribu dan handphone. Jalan S Parman mendapat tas berisi uang Rp400 ribu, hp dan kacamata. Selanjutnya memperoleh tas berisi uang Rp500 ribu saat beraksi seputaran Jalan Mongonsidi. Dari jalan Brigjend Zein Hamid mereka merampas tas berisi uang Rp500 ribu dan Jalan Gatot Subroto menggasak tas berisi hp dan surat-surat.

“Terakhir di Jalan GB Josua menggasak tas berisi uang Rp2,3 juta, handphone, buku dan dompet. Modus mereka mengendarai sepedamotor memepet korbannya dan merampas paksa tas korban,” terang Yunnan.

Selain para tersangka yang diamankan, petugas juga menyita barang bukti 2 unit sepedamotor matic, 5 unit Hp berbagai merk, 1 tas sandang, 1 jam tangan dan 1 dompet, 1 kunci T sebagai alat untuk memudahkan tersangka melakukan pencurian sepeda motor. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button