Headline

Dit Tipidnarkoba Bareskrim Polri Musnahkan 5 Ha Tanaman Ganja di Madina

MADINA (bareskrim.com) | Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dipimpin Direktur 4 , Brigjen Krisno Siregar SIK, mengungkap keberadaan ladang atau lahan tanaman ganja, Senin (7/12/2020) siang.

Ladang tanaman ganja seluas sekira lima hektar tersebut terletak di areal pegunungan Torsipira Manuk Desa Pardomuan Huta Tua, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina (Mandailing Natal) Sumatera Utara.

Selain tanaman ganja, tiga orang yang terlibat dalam hal ini turut diamankan aparat kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka.

Keterangan diperoleh, berdasarkan hasil analisa pengungkapan kasus oleh tim Dit Tipidnarkoba Bareskrim Polri sebelumnya, dilakukan pengembangan kasus dan berhasil melakukan penangkapan pada hari Jumat tanggal 4 Desember 2020 sekira pukul 03.00 WIB terhadap 3 (tiga) orang atas nama Muk dan kawan kawan, di Desa Pardomuan Huta Tua Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina.

Setelah dilakukan pengembangan, Satres Narkoba Polres Madina, Polda Sumut melakukan penyelidikan ke Desa Pardomuan Huta Ttua Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Madina tersebut dan menemukan ladang ganja milik Mukri.

“Ladang yang ditemukan itu seluas lima hektar dengan jarak tempuh dari Desa Huta Tua ke lokasi selama tiga setengah jam,” ujar Direktur Tipidnarkoba Polri melalui Direktur Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Robert Da Costa, kemarin.

Atas temuan tadi, katanya, selanjutnya dilakukan pemusnahan barang bukti yang dipimpin oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno H.Siregar, SIK bersama dengan Direktur Resnarkoba Polda Sumut, Kombes Robert Da Costa, SIK, M.H, Bea Cukai Provinsi Sumut, Bea Cukai Provinsi Sumbar dan Bea Cukai Kota Madya Sibolga.

“Adapun barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 17.500 batang pohon ganja dengan tinggi 3 meter, 1 meter, 60 centi meter dan 30 centi meter,” terang Robert Da Costa.

Sementara pemilik ladang ganja, Muk (43), dan tukang angkut barang bukti (ganja), CR (29), serta AR (38) selaku bagian keuangan saat ini masih dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian.(amri/B)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button