Presiden LIRA: Calon Kapolri Harus Dapat Bawa Perubahan Intitusi Polri

KUTACANE (bareskrim.com) | Lima nama calon pengganti Kapolri telah diserahkan Kompolnas melalui Mahfud MD selaku Menko Polhukam sekaligus Ketua Kompolnas. Diharapkan siapa pun calon Kapolri terpilih harus dapat membawa perubahan bagi intitusi Polri di masa depan.


Nama-nama yang santer disebutkan masuk didalam list tersebut. Namun terdapat 1 nama yang jarang disebutkan yang juga masuk.

Menanggapi hal ini DPP LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Lembaga Sosial Masyarakat yang bergerak dalam bidang pengawasan dan mitra strategis pemerintah mendukung calon Kapolri pilihan Istana dan Komisi 3 DPR RI.

Presiden LIRA, Ollies Datau memandang, dari 5 kandidat tersebut, ada 3 calon kuat yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini.

“Hemat kami (LIRA) dari 5 nama tersebut akan mengerucut kepada 3 nama. Komjen Pol Gatot Eddy, Komjen Pol Boy Rafli Amar, dan Komjen Agus Andrianto,” tutur Ollies, Senin, 10 Desember 2021.

BACA JUGA

Pengamat: Komjen Agus – Komjen Sigit Layak Menjadi Kapolri dan Wakapolri

Dewan Pembina Media Independen Online ini menyebutkan alasan mengapa 3 nama tersebut layak masuk di radar utama. “Pak Gatot dari pengalamanya yang segudang sudah tidak perlu diragukan. Beliau juga Wakil Kapolri saat ini, sebagai Tribrata 2 posisi yang sesuai sangat cocok selangkah lagi menjadi Tribrata 1,” jelasnya.

Selanjutnya, Komjen Boy Rafli dinilai Ollies memiliki kelebihan dalam soft approach kepada masyarakat, dimana Boy dapat mengangkat citra Positif Polri yang sangat diperlukan saat ini.

“Tour of Duty Boy sangat panjang, dia lama di Humas Polri, di era Boy, Humas Polri berbenah menjadi corong utama Kepolisian yang humanis dan modern. Saat ini, di sebagai Kepala BNPT Pak Boy juga menangani deradikalisasi dengan cara2 yang positif, ini tentu disukai masyarakat,” yakinnya.

Sementara itu, sosok Agus Andrianto menurut wanita yang juga pengusaha ini, dipandang sebagai sosok muda dalam Polri yang dapat membawa perubahan luas.

“Waktu pensiunya masih 5 tahun, kalau menjabat sampai masa pensiunya nanti, artinya bang Agus bisa membuat program sistematis dan terarah. Seperti era Pak Tito yang punya narasi sendiri Promoter, karena panjang masa jabatanya ideal secara waktu,” bebernya.

BACA JUGA

Pakar Hukum Sebut tidak Ada Makna Polisi Unlawful Killing Terkait Kasus Laskar FPI

Ditanya mengenai kesempatan Komjen Pol Sigit dan Komjen Pol Arief Sulistyanto dan Komjen Pol Listyo Sigit, Ollies menyebutkan semua kemungkinan bisa saja terjadi.

“Beliau berdua adalah sosok terbaik putra bangsa. Orang yang mencapai bintang 3 adalah mereka yang telah melalui proses pembuktian panjang pengabdian untuk negara. Menjadi bintang 4 hanya tentang mencari pilihan yang terbaik dan takdir Tuhan!” serunya.

Presiden LIRA hasil Munas II LIRA 2015 ini menyampaikan, siapapun yang terpilih harus bisa membawa pembaharuan besar dan positif bagi Polri.

“Siapapun yang terpilih merupakan yang terbaik, hasil pertimbangan matang dan Prerogatif Presiden Jokowi. LIRA siap bersinergi dengan POLRI dalam menjalankan fungsi tugasnya mengakan hukum yang adil dan mengangkat citra POLRI yang dipercaya oleh masyarakat. Kader kami di seluruh Indonesia siap juga menjadi Kader Polri!” tutupnya. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *