HeadlineIndeksKriminalitasMedan

3 Kali Beraksi | Pelaku Bongkar Rumah Kosong Ditangkap Tekab Polsek Medan Helvetia

MEDAN (bareskrim.com) | Petugas Tekab Polsek Medan Helvetia mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau pencurian dalam kalangan keluarga yang terjadi di Jalan Pasar 1 Gang Aman No.17 Lingkungan 1 kelurahan Cinta Damai kecamatan Medan Helvetia, pada hari Senin (04/01/2021) sekira pukul 22.00 wib.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan 4 (empat) orang pelaku berinisial ROVH (20), MAA (27) CF (30) JS (46) di lokasi yang berbeda.

Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH,
melalui Kanit Reskrim Iptu Zuhatta Mahadi S.T.K, S.I.K membeberkan peristiwa itu terjadi disaat korban inisial EDYH (26) ingin merayakan Tahun Baru di kampungnya, dan saat korban kembali ke rumahnya pada tanggal 04/01/2021 sekira pukul 22.00 wib, korban melihat pintu pagar dan jendela samping rumah sudah terbuka.

“Setelah dicek korban ternyata barang – barang miliknya berupa 1 (satu) unit TV Merk Samsung 50 inci, 1 (satu) unit TV Merk LG 45 inci, 1 (satu) unit TV Merk Sharp 32 inci, 1 (satu) unit Home Teater Merk Samsung dan 1 (satu) buah Tabung Gas ukuran 3 Kg sudah hilang,” ungkap Iptu Zuhatta, Selasa (12/1/2021).

Atas kejadian itu korban membuat Laporan Pengaduan ke Polsek Medan Helvetia dengan nomor LP/08/I/2021/SU/POLRESTABES MEDAN/POLSEK MEDAN HELVETIA.

“Atas laporan korban, petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dan pengembangan, hingga akhirnya didapat informasi keberadaan pelaku utama inisial ROVH (20) sedang berada di Warnet Quen Net di Jalan Gaperta Ujung. Saat ditangkap dan diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan mengatakan saat melakukan aksinya tidak sendiri,”sebut Iptu Zuhatta.

Berdasarkan pengakuan pelaku ROVH, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku lainnya berinisial MAA (27) CF (30) JS (46) di tempat yang berbeda.

“Untuk pelaku ROVH merupakan adik kandung dari korban dan sudah pernah tersangkut perkara tindak pidana pencurian dan kekerasan (jambret) pada tahun 2017 dan saat melakukan aksinya membongkar rumah korban menggunakan 1 (satu) buah Obeng. Sementara hasil dari kejahatannya digunakan pelaku untuk membeli 2 (dua) potong pakian baju dan 1 (satu) potong celana dan bermain judi online serta membeli Narkotika jenis sabu – sabu untuk dipakainya,” sebut Kanit Reskrim.

Saat ini, sambung Kanit Reskrim, petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya berinisial RS, A, dan B, yang keberadaannya sudah diketahui.

“Kami minta kepada pelaku lainnya untuk menyerahkan diri kepada petugas, sebelum dilakukan tindakan tegas dan terukur,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button