Partai Demokrat Laporkan ke Poldasu Dua Akun Prof Yusuf L Henuk

MEDAN (bareskrim.com) | Prof. Yusuf L Henuk dilaporkan pihak Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Medan ke Mapolda Sumut, karena dinilai menghina lewat akun facebook dan twitter.

Laporan Partai Demokrat terkait dengan postingan kedua akun itu yang menuding bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bodoh dan bodoh sekali. Kemudian, akun itu juga menyebut bahwa kader Demokrat adalah penjilat.

Kader Partai Demokrat Kota Medan, Subanto membenarkan adanya laporan partai berlambang mercedes itu ke Mapolda Sumut, Rabu (13/1/2021).

Menurut Dia, laporan itu ditunjukkan kepada akun Prof. Yusuf L Henuk sebagai bentuk keberatan.

“Kami dari DPC Demokrat Kota Medan bersama pengacara melaporkan akun atas nama Prof. Yusuf L Henuk,” ujar Subanto.

Ada tiga poin yang dilaporkan, akun itu menyebut SBY bodoh, AHY bodoh dan dia sebut pengikut atau kader Demokrat penjilat. Itulah penyebabnya.

“Bapak SBY adalah Bapak Bangsa dan Presiden ke 6 di Indonesia, sudah banyak sumbangsihnya untuk negara, tapi serta merta dijustice oleh akun twitter dan facebook atas nama Prof. Yusul L Henuk ini,” ungkapnya.

Mereka heran mengapa akun itu menimbulkan kegaduhan dan menyebut SBY dan AHY bodoh. Adapun nomor laporan itu tertuang dalam STTLP/75/I/2021/Sumut/SPKT I.

“Kami memilih langkah hukum ini. Pernyataan bodoh kedua akun itu membikin kegaduhan dan jelas menyudutkan bapak SBY maupun Bapak AHY,” terangnya.

Kuasa Hukum Demokrat Kota Medan, Muhammad Hatta membenarkan bahwa mereka mengadukan kedua akun atas nama Prof. Yusul L Henuk. Mereka akan mengawal kasus ini.

“Kami meminta kepada pihak kepolisian agar profesional menangani laporan ini. Kami juga menghormati proses hukum dan kasus ini akan kami kawal terus,” terangnya.

Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut, AKBP MP. Nainggolan mengaku akan menindaklanjuti segala laporan atau aspirasi dari masyarakat.

“Pasti segala aspirasi atau aduan dari masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai dengan tufoksinya,” katanya.(amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *