Polsek Patumbak Ringkus Perampas Penumpang Angkot

PATUMBAK (bareskrim.com)| Ibnu Azaruddin (19), menjadi korban aksi pelaku kejahatan di dalam mobil angkutan kota (angkot).

Akibatnya, warga Jalan Lantasan Lama Gang Tengah, Kecamatan Patumbak, ini kehilangan satu unit handphone dan uang tunai Rp50.000. Buruh bangunan itu pun kemudian melapor ke Mapolsek Patumbak.

Keterangan diperoleh dari kepolisian disebutkan, saat kejadian Rabu (6/1/2021) sekitar pukul 15.30 WIB, korban dengan temannya naik mobil angkot hendak ke kawasan Ringroad naik angkot dari simpang Amplas persisnya dekat fly over.

Namun, beberapa meter angkot berjalan naik tiga lelaki. Seketika satu dari lelaki tadi menodongkan pisau kepada korban dan mengatakan, “serahkan HP kau, jangan melawan, ku cucuk nanti perut kau.”

Karena merasa terancam, korban diam saja kemudian pelaku merampas handphone Oppo dari tangan korban  dan uang senilai Rp50.000,-. Setelah itu ketiga lelaki turun dari angkot dan langsung berpencar melarikan diri.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan di tempat kejadian dan penyisiran di seputaran Jalan Sisingamangaraja. Tak berapa lama akhirnya polisi berhasil meringkus satu dari tiga lelaki tersebut. Sementara dua lelaki lainnya masih dicari.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip A Purba, Rabu (20/1/2021) membenarkan pihaknya meringkus satu dari tiga pelaku.

Menurut Kanit, pelaku yang diringkus inisial DIN alias Dedi (37), warga Jalan Perjuangan III Dusun IV, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak. Sedang dua teman pelaku inisial P dan S masih  diburon.

“Dari pelaku kita amankan satu kotak handphone merek Oppo, uang lima puluh ribu rupiah dan satu potong kemeja lengan panjang.

Dia kita jerat dengan pasal 365 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” terang Kanit.(amri/B)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *