Polresta Deliserdang Ringkus Dua dari Tujuh Pelaku Cabul Siswi SMK

DELISERDANG (bareskrim.com) | Personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Deliserdang meringkus dua dari tujuh pelaku cabul terhadap siswi kelas 1 sekolah kejuruan (SMK).
Kedua pelaku adalah, berinisial R (18), warga Desa Naga Rejo, Kecamatan Galang dan LAM (19), warga Dusun I Desa Bandar Dolok, Kecamatan Galang.
Sementara lima pelaku lain berinisial M (24), warga Desa Bandar Dolok Kecamatan Galang, YS (21), RR (23), I (24), dan LAT (22), keempatnya warga Desa Nagarejo, Kecamatan Galang, masih diburon polisi.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol M Firdaus SIK, MH, didampingi Waksat Reskrim, AKP Alexander Piliang, Kasubbag Humas, AKP Ansari SH, Kanit PPA Dhoory Vineyara Sigiro SH, MH, dalam paparannya, Jumat (22/1/2021) menyebutkan, pengungkapan perbuatan cabul itu berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/380/VII/2020/SU/Resta DS, tanggal 27 Juli 2020 atas nama pelapor M.
Dijelaskan, perbuatan cabul terhadap korban berinisial DH (16), siswi kelas I SMK, warga Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang dilakukan oleh tujuh pelaku sebanyak 4 kali pada waktu berbeda.
Pertama kali korban dicabuli para pelaku sekira bulan Januari 2020, di Desa Bandar Dolok, Kecamatan Galang. Perbuatan kedua dilakukan pelaku pada awal Februari 2020 di Desa yang sama.
“Pelaku mencabuli korban untuk ketiga kali sekira bulan Februari tahun 2020, di Desa Bandar Dolok Kecamatan Galang dan perbuatan keempat dilakukan pelaku terhadap korban sekitar bulan April 2020 di Desa Nagarejo Kecamatan Galang,” sebut Kompol Firdaus.
Dikatakannya, pada awal Januari 2020 sekira pukul 20.00 WIB, pelaku R dan LAM menjemput korban dari rumah uwak korban dan membawa korban ke sebuah gubuk, di Desa Bandar Dolok Kecamatan Galang. Di gubuk itu kedua pelaku bergantian menyetubuhi korban.
Lalu awal Februari 2020 sekira pukul 20.20 WIB, R dan LAM menjemput dan membawa korban kembali ke gubuk areal perkebunan di Desa Bandar Dolok, di tempat itu para pelaku bergantian meyetubuhi korban.
Kemudian pada Februari 2020 sekira pukul 20.00 WIB, pelaku R dan RR menjemput korban dan membawa korban ke gubuk areal perkebunan di Desa Bandar Dolok Kecamatan Galang. Di tempat itu M dan YS sudah menunggu dan bergantian menyetubuhi korban.
“Pada April 2020 sekira pukul 20.00 WIB, korban diajak pelaku ke areal pekuburan Kristen di Desa Nagarejo Kecamatan Galang, dan di tempat itu I dan LAT sudah menunggu dan bergantian menyetubuhi korban,” terang Kompol Firdaus.
Setelah menerima laporan pengaduan korban, Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deliserdang melakukan penyelidikan. Pada 13 Agustus 2020 sekira pukul 20.00 WIB, personel Unit PPA menangkap R, dan pada 19 Januari 2021 sekira pukul 23.00 WIB, menangkap LAM.
“Kedua tersangka mengakui perbuatannya dan dijerat pasal 81 ayat (2) subsidair pasal 82 ayat (1) jo pasal 76D, 76E UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan Perpu 01 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujar Kompol Firdaus.(amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *