HeadlineIndeksKriminalitasMedan

Polsek Patumbak Tembak Kaki Dua Pelaku Spesialis Curanmor

PATUMBAK (bareskrim.com) | Dua dari tiga pelaku spesialis pencuri sepeda motor (curanmor) diringkus petugas Reskrim Polsek Patumbak.

Bahkan, kaki kedua pelaku terpaksa ditembak petugas lantaran coba kabur saat dilakukan pengembangan mencari satu pelaku lainnya.

Dengan kaki berbalut perban, kedua pelaku yang diringkus pada Rabu (30/12/2020) lalu itu, ditampilkan dalam press release kasus pencurian di Mapolsek Patumbak.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza SH, SIK, MH, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba SH MH memaparkan, kedua pelaku terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur saat pengembangan usai ditangkap di salah saru rumah Jalan Bilal Dalam Gang. Landasan Ujung, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia.

“Karena mau kabur saat pengembangan mencari temannya, mereka ini terpaksa dilumpuhkan dengan peluru di bagian kaki,” ujar Kapolsek kepada awak media, Senin (25/1/2021).

Disebutkan, kedua pelaku inisial MK alias D, dan RA alias R diringkus berawal dari laporan korban pencurian sepeda motor, Selasa (29/12/2020).

Ratnawati Tarigan, warga Jalan Perjuangan Dusun III Mariendal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, mengetahui sepeda motor matic yang disimpan di garasi rumahnya hilang saat ia hendak shalat subuh.

Namun, posisi sepeda motor tersebut dapat diketahui korban, berkat alat pelacak (GPS) yang terpasang di kenderaan itu.

Kemudian korban, bersama petugas Reskrim Polsek Patumbak meluncur ke lokasi sesuai petunjuk GPS, yakni di Jalan Bilal Dalam Gang Landasan Ujung, Sarirejo, Medan Polonia.

Setiba di lokasi, kata Kapolsek, anggota melihat sepeda motor korban di parkiran teras rumah itu. Kemudian dilakukan penggeledahan dalam rumah tersebut dan dipergoki dua orang tengah tertidur pulas.

“Anggota langsung mengamankan kedua orang itu dan menginterogasi mereka. Kepada anggota, mereka mengaku mengambil sepeda motor di rumah korban,” kata Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, pengakuan D dan R, dalam aksinya mereka berjumlah tiga orang, yakni Kimoi dan punya peran masing masing.

“Peran Kimoi masuk ke dalam rumah dengan menggunakan kunci ‘L’ berhasil membuka kunci kontak sepeda motor, dan membawa ke luar rumah bersama dengan D. Sedangkan, R memantau situasi di luar rumah,” ujar Kapolsek.

Selanjutnya, dilakukan pengembangan untuk mencari keberadaan Kimoi. Petugaspun membawa D dan R.

“Nah saat pengembangan itulah kedua pelaku mencoba melarikan diri. Akhirnya, terpaksa anggota menembak kaki kedua pelaku sehingga mereka pun menyerah,” terang Kapolsek.

Dari pengakuan kedua pelaku ini, kata Kapolsek lagi, mereka juga melakukan aksi pencurian sepeda motor di Mariendal I, Kecamatan Patumbak (Kanal) pada Agustus 2020, di Jalan Garu I, Medan Amplas, November 2020.

Kemudian di Jalan Teladan belakang gedung sekolah AWR, Desember 2020, di Gang 34 Kampung Baru, Desember 2020 dan Jalan Tanjung Selamat Dalam, Desember 2020.

“Adapun barang bukti yang kita sita dari D dan R yaitu, satu unit sepeda motor Scoopy BK 2748 AFW, kunci ‘L’ berikut tas sandang warna hijau,” sebut Kapolsek.

Untuk kedua pelaku, imbuh Kapolsek, kita jerat dengan pasal 363 ayat 2 yang ancaman hukumannya sembilan tahun.

“Sementara pelaku atas nama Kimoi, jadi buronan kami,” pungkas Kapolsek.(amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button