Sekjen BKAG Kutuk Aksi Perusakan Gereja IRC

MEDAN (bareskrim.com) | Sekretaris Jenderal Bina Kerja Sama Antar Gereja Indonesia (Sekjen BKAG), Pdt DR Artinius Sihotang MHum mengutuk keras aksi perusakan tembok Gereja Indonesia Revival Church (IRC) di Kota Medan.

Menyikapi kabar adanya perusakan rumah ibadah IRC yang berlokasi di Gang Rahmat Lingkungan XI Kelurahan Tanjung Sari, Medan Sunggal, Pdt DR Artinius Sihotang MHum merasa sedih.

“Sangat disayangkan ketentraman umat beragama Kristiani dalam beribadah di Medan terganggu dengan terjadinya perusakan rumah ibadah IRC,” ungkap Artinius di Medan, Senin, 1 Februari 2021.

Lembaga Bina Kerja Sama Antar Gereja Indonesia (BKAG) terbentuk bertujuan untuk merajut semua elemen individu maupun lembaga gereja agar bersatu.

“Sangat disayangkan tujuan itu diganggu orang-orang tak bertanggungjawab. Oleh karenanya, Bina Kerja Sama Antar Gereja Indonesia meminta Kapolri sebagai pimpinan tertinggi penegakan hukum, keamanan dan ketertiban untuk menindak tegas para pelakunya,” ucap Pdt Artinius.

Perusakan rumah ibadah IRC akan menjadi preseden buruk bagi kedamaian agama di Indonesia. “Padahal, negara sudah menjamin bagi warga untuk memeluk dan menjalankan agamanya sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD),” ungkap Artinius.

Ia berharap, insiden perusakan rumah ibadah tidak terjadi lagi di masa datang. “Oleh karena, dibutuhkan atensi dari intitusi Polri secara profesional dalam menindaklanjuti dan memproses hukum pidana para pelakunya,” beber Artinius.

Di akhir pesannya, Artinius memohon kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas dari level terendah hingga tertinggi dibalik kasus perusakan Gereja IRC.

“Kita (lembaga) akan menyurati Presiden maupun Kapolri dan intitusi terkait, agar kejadian perusakan rumah ibadah tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” sebut Artinius seraya mengimbau, agar imbauan ini juga disampaikan kepada pemerintah daerah. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *