Aceh TerkiniHeadlineIndeks

Warga Pedalaman Leuser Mimpikan Akses Jalan ‘Mulus

KUTACANE (bareskrim.com) | Masyarakat Pedalaman Leuser Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) memimpikan akses jalan ‘mulus’. Keinginan masyarakat berpuluh-puluh tahun bakal segera terwujud nyata.

 


Perjuangan panjang Pemerintah Daerah Aceh Tenggara mewujudkan impian masyarakat yang tinggal di pedalaman Kecamatan Leuser, pemangku kekuasaan daerah ini juga telah melakukan lobi dan upaya, agar harapan untuk membebaskan daerah tersebut dari ke terisolasi sesegera mungkin dapat terealisasikan.

 



Dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang belum ada dan terwujud jalan tembus adalah Muara Situlen – Gelombang. “Maka, kita dari pemerintah daerah Aceh Teggara akan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan ini,” kata Wakil Bupati Aceh Tenggara, Bukhari setelah melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Leuser, kemarin.

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melakukas Survey, pembangunan Jalan Leuser – Gelombang, sebagai tindak lanjut atas kesepakatan yang telah disetujui antara Pemkab Aceh Tenggara dengan pihak Pemko Subulussalam beberapa pekan sebelumnya.

BACA JUGA

Julkarnain: Kalau Ada Pungli di Disdukcapil Agara Laporkan

Kedatangan rombongan diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara Muhammad Ridwan SE MSi, Asisten III Drs Sudirman, Bappeda, Inspektorat, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perindagnaker serta Bagian Pembangunan Setdakab.

Bukhari menjelaskan, ruas jalan Muara Situlen sampai batas Kota Subulussalam sepanjang 51,79 Km, dengan kondisi 17 Km diantaranya sudah diaspal, sepanjang 25 Km pengerasan dan sisanya 9,79 yang belum dibuka/tembus.

“Kita sangat berharap kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dengan kerendahan hati untuk dapat mewujudkan harapan masyarakat di pedalaman sehingga tahun 2022 pembangunan sudah bisa dimulai,” harap Wakil Bupati Bukhari.

 



Sementara Sektaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Tenggara, M Ridwan menambahkan, terealisasinya jalan tembus Muara Siltulen Kecamatan Leuser, nantinya jelas akan mempersingkat waktu jarak tempuh, dua Kabupaten/Kota tersebut. Namun yang terpenting dengan adanya akses jalan tersebut, terbukanya roda perekonomian Baru di antara dua kabupaten.

“Jalan atau jalur darat ini tentu sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi kedua daerah semakin meningkat,“ sebut Sekda M Ridwan.

BACA JUGA

LIRA Harap Iptu Sabrianda Basmi Narkoba di Agara

Beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bersama Pemko Subulussalam, juga telah bersepakat untuk membangun jalan tembus Muara Situlen-Gelombang. Bahkan jalur ini juga alternatif membangun budaya, destinasi wisata dan yang lebih penting membebaskan masyarakat dari terisolir.

Terkait ruas jalan provinsi yang bakal melewati kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, pihak Pemkab Aceh Tenggara dan Pemko Subulussalam, telah berkomitmen tetap akan menjaga kelestarian kawasan TNGL, terlebih lagi selama ini keberadaan TNGL telah menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Aceh Tenggara dari sektor pariwisata.

Kecamatan Leuser memiliki 23 desa dan merupakan sentra pertanian dan perkebunan, penghasil komoditi jangung, kemiri, kakao serta sejumlah komiditi unggulan lainnya. (ijal/B)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button