Terkait AS, Penjual Bayi | Dua Bidan jadi Tersangka

MEDAN (bareskrim.com) | Penyidik Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut menetapkan dua tersangka lagi dalam kasus penjualan bayi yang viral di Kota Medan.

“Kedua orang yang ditetapkan tersangka ini berprofesi sebagai bidan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi kepada awak media, Jumat (19/2/2021).

Dikatakan Hadi, hasil pengembangan, penyidik Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut berhasil menciduk dua orang wanita berinisial RS dan SP. Kedua orang wanita ini berprofesi sebagai bidan, yang membuka praktik kebidanan tersendiri.

“Hasil pengembangan sementara dari tersangka RS, yakni di tempat kejadian perkara (TKP) pertama dari pelaku A Sia, disitu ketemu bayi yang kedua, laki-laki berumur 3 minggu,” ucapnya.

Kemudian, tambahnya dari tersangka RS ini, penyidik kembali mengembangkan dan ditemukan satu lagi yang juga ditetapkan tersangka, yaitu SP.

“Kedua tersangka ini mendapatkan bayi dari seseorang. Hingga saat ini masih diburu,” sebutnya.

Seseorang ini, sambung Hadi, masih terus kita dalami. Karena diduga orang tua si bayi yang memberikannya kepada tersangka SP, yang kemudian dijual ke RS, dengan harga Rp13 Juta.

“Saat ini, pihaknya terus mendalami ketiga tersangka, RS, SP dan A Sia. Karena diduga mereka ini terlibat dalam sindikat penjualan bayi,” terang dia.

Dipaparkan Hadi, bahwa tersangka RS ini, pertama kali menjual bayi kepada A Sia di bulan Oktober 2020, dan yang terungkap kemarin di Asia Mega Mas Medan, merupakan yang kedua kalinya.

“Kita belum tahu bayi itu mau dijual kemana, namun pengakuan awalnya dari tersangka akan diasuh. Pembeli bayi belum diketahui,” ujarnya.

Dijelaskannya, orang tua bayi hingga sekarang masih dicari keberadaannya. Tetapi penyidik telah menemukan titik terang.

“Insya Allah dalam waktu dekat bisa kita sampaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Sumut menangkap seorang pria bernama A Sia (42), warga Jalan Pukat VII, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, pada Senin (15/2/2021) sore.

A Sia ditangkap, karena diduga akan menjual bayi laki-laki yang masih berumur 14 hari.

Rencananya bayi akan dijual dengan harga Rp28 Juta. Petugas mengamankan tersangka A Sia di Komplek Asia Mega Mas, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area. Saat itu ia sedang bersama bayi laki-laki tersebut. (B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *