HeadlineIndeksKriminalitasMedanSosial

Curi Kompor Gas Karena Kebutuhan Ekonomi | Kapolsek Medan Baru Berikan Sembako Kepada Keluarga Pak Dian Pramono

MEDAN (bareskrim.com) | Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH melalui personil piket SPKT dan personil piket Penyidik Pembantu memberikan bantuan tali asih kepada seorang terduga pelaku percobaan pencurian di Jalan ST. Hasanuddin No. 23/47 Kel. Petisah Hulu Kec. Medan Baru, Sabtu 20 Maret 2021 sekira pukul 19.30 Wib.

Pemberian tali asih tersebut bermula dari dilaksanakan kegiatan problem solving yang diamankannya terduga pelaku percobaan pencurian oleh seorang buruh bangunan Dian Pramono (28) warga Jalan Starban GG. Famili Kel. Polonia Kec. Medan Polonia oleh korban Saridin Purba SE bersama Kepling Sdr Anta Maulana Ginting ke kantor Polsek Medan Baru.

Personil piket SPKT Polsek Medan Baru Aiptu Sahrial bersama Aipda Ezra Keliat SH MH beserta personil piket Penyidik Pembantu Bripka M. Simanjuntak SH dan Bripka Ganda yang menerima laporan tersebut kemudiam melakukan problem solving antara korban dan pelaku.

“Jadi awalnya pelaku ini niat mengambil kompor gas milik korban dengan cara masuk kerumah korban. Namun aksinya pencurian tersebut belum terjadi dikarenakan pelaku dipergok oleh korban, sehingga pelaku langsung diamankan dan korban menghubungi Kepling yang selanjutnya pelaku dibawa ke kantor Polsek Medan Baru,”ujar personil piket SPKT Polsek Medan Baru Aipda Ezra Keliat SH MH.

Setelah dilakukan problem solving,
terjadi kesepakatan antara korban dan pelaku untuk tidak melanjutkan permasalah tersebut.

“Pelaku mengakui perbuatannya, dikarenakan kebutuhan ekonomi dimana kompor gas yang hendak dicuri tersebut untuk di pakai dirumahnya karena tidak memiliki kompor gas. Sedangkan untuk korban sendiri tidak merasa keberatan dan serta ikut merasa iba apa yang diutarakan pelaku Dian Pramono,”jelasnya.

Kemudian oleh personil SPKT melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH dan
selanjutnya atas perintah Kapolsek Medan Baru, personil piket SPKT dan personil penyidik pembantu mengantarkan Dian Pramono ke rumahnya.

“Setelah sampai di rumah pelaku sekira pukul 23.00 wib ternyata apa yang disampaikan Bapak Dian Pramono benar, dimana keadaan ekonominya memprihatinkan, bahkan isterinya cacat pada kakinya (bawaan lahir) dan keluarga Bapak Dian Pramono menyewa rumah perbulannya seharga Rp. 350.000 dengan kondisi satu kamar tidur bersama ketiga orang anaknya. Bapak Dian Pramono juga mengaku bahwa anaknya pada hari ini berulang tahun yang ke 7 (tujuh) tahun,”sebut Aipda Ezra Keliat SH MH.

Mendengar pengakuan tersebut, berdasarkan perintah Bapak Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH, personil memberikan tali asih yang diterima oleh istri dari Bapak Dian Pramono dengan perasaan terharu sambil menitikkan air mata dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Polri dibawah pimpinan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko SH SIK MSi dan Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH serta jajaran yang telah memperhatikan keluarganya.

“Bantuan tali asih yang diberikan berupa 1 (satu) karung goni Beras 15 Kg, 1 (satu) liter Minyak Makan, 1 (satu) papan Telur Ayam, 1 (satu) bungkus Gula Pasir, 1 (satu) kotak bubuk Teh, 5 (lima) bungkus nasi dan (Snack) makanan ringan lainnya. Bapak Dian Pramono dan isterinya juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali,”akhirnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button