HeadlineIndeksKriminalitasMedan

Viral di Medsos | Polrestabes Medan Selidiki Video Dua Anak Diancam Bunuh Ayahnya

Wakasat Reskrim : "Kami lidik ya, terima kasih"

MEDAN (bareskrim.com) | Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah menyelidiki kasus kekerasan yang dilakukan Ayah yang bertengkar 2 anaknya menggunakan senjata tajam dan viral di media sosial.

“Kami lidik ya, terima kasih,” ujar
Wakasat Reskrim Polrestabes Medan AKP Rafles Langgak Putra Marpaung, Rabu (07/4/2021).

Sebuah video yang menunjukkan seorang ayah bertengkar dengan 2 anaknya menggunakan senjata tajam, viral di media sosial. Sang anak mengaku hendak dipukul menggunakan senjata tajam dan kayu. Peristiwa diduga terjadi di Kota Medan.

Di video 25 detik beredar tampak dua orang pria hendak berkelahi sementara satu orang wanita merekam video itu. D video tampak pria tanpa mengenakan baju diduga marah kepada anaknya yang tampak menggunakan sweater.

Dia tampak membawa sajam dan berusaha memukul anak laki laki yang berada di depannya.

“Jangan pak,” ujar pria di dalam video.

“Nanti Abang duluan, kucucuk (tusuk) lah” ujar pria tanpa baju itu.

Selanjutnya pria yang mengenakan sweater itu mengatakan tidak masalah dirinya yang menjadi korban ayahnya.

“Jangan lah buat abang melawan,” ujarnya.

Komentar pria itu membuat sang ayah marah. Selanjutnya terjadi aksi saling dorong antar ke duanya.

“Melawan kau melawan kau,” ujar pria tanpa buka baju.

Saat aksi itu terdengar suara wanita mencoba melerai kejadian.

Selanjutnya dari narasi video beredar, diduga anak perempuan lelaki tanpa baju itu bernama Sheylla Ariela, memposting di media sosialnya.

“Saya minta tolong kepada siapapun orang baik di luar sana. Untuk menyebarkan vidoe ini. Video ini diambil pada tanggal 06 April 2021, pukul 22.05,” ujar Sheylla di instagramnya.

Sheylla menjelaskan sosok di dalam video merupakan ayahnya. Awalnya dia yang ingin menjadi sasaran ayahnya.

“Ayah saya mencoba memukul saya menggunakan kayu panjang di kepala. Kemudian mengarahkan senjata tajam yang seperti video ke leher kiri saya, namun dihalangi adik saya,” tulisnya.

Karena merasa dihalangin anaknya, kata Sheylla ayahnya menghancurkan seisi kamar nya, lalu kembali mendatanginya dengan membawa sajam.

“Namun lagi-lagi dilerai adik saya dan adik saya jadi sasarannya,” tulisnya. (rel/nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button