HeadlineIndeksMedan

Medan PPKM Darurat | Ada 10 Titik Pengalihan Arus dan 5 Penyekatan

MEDAN (bareskrim.com) | Untuk mencegah penyebaran covid-19, Kota Medan diberlakukan PPKM Darurat, terhitung mulai Senin 12 hingga 20 Juli 2021 pukul 08.00 sampai pukul 22.00 WIB.

Dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat tersebut dilakukan 10 titik pengalihan arus dan 5 titik lokasi penyekatan serta pemeriksaan saat PPKM darurat.

Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengatakan, penyekatan dan pengalihan arus serta pelaksanaan pemeriksaan swab antigen dilakukan TNI-Polri bersama pemerintah Kota Medan dan Pemprovsu.

Berikut titik lokasi pengalihan arus:

1. Jalan Sudirman simpang Jalan Diponegoro
2. Jalan Suprapto simpang Jalan Imam Bonjol
3. Jalan Diponegoro simpang Jalan Zainul Arifin
4. Jalan HM Yamin simpang Jalan Merak Jingga
5. Jalan Pemuda simpang Jalan Palang Merah
6. Jalan Brigjen Katamso simpang Jalan Alfalah
7. Jalan Gatot Subroto simpang Manhattan
8. Jalan Jamin Ginting simpang Kampus USU
9. Jalan Sisingamangaraja simpang Indogrosir
10. Jalan HM Yamin simpang Aksara.

Sementara titik lokasi penyekatan dan pemeriksaan swab antigen di Kota Medan yakni:

1. Pos Rivera (Jalan Sisingamangaraja)
2. Pos Simpang Titi Kuning (Jalan Besar Deli Tua)
3. Pos Kampung Lalang (Jalan Gatot Subroto sebelum jembatan)
4. Pos Titi Sewa/ Tembung (Jalan Letda Sujono)
5. Pos Simpang Tuntungan (Jalan Jamin Ginting).

MP Nainggolan mengatakan, menyesuaikan Peraturan Menteri Dalam negeri (Permendagri), selama PPKM Darurat pekerja esensial sebesar 50 persen sedangkan nonesensial 25 persen. Namun untuk pekerja di bidang kesehatan dan menyangkut hajat hidup orang banyak bekerja 100 persen.

“Kita mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat menaati PPKM darurat. Tidak perlu takut karena ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 agar tidak sempat terjadi seperti di daerah lain. Pemutusan penyebaran covid dan keberhasilan PPKM darurat tergantung kesadaran masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, PPKM darurat akan digelar pada 12-20 Juli 2021. Hal ini disampaikan Edy setelah mengikuti rapat virtual persoalan PPKM bersama Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto.

“PPKM darurat diberlakukan karena penyebarannya atau penularannya covid-19 varian Delta, sangat lebih cepat atau seribu berbanding satu dengan varian yang Wuhan,” kata Edy, Sabtu (10/7/2021) di Mapoldasu.(rel/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button