HeadlineIndeksMedanSosial

PPKM Darurat | Komunitas Satu Hati Berkolaborasi Buka Dapur Umum

MEDAN (bareskrim.com) | Komunitas Satu Hati berkolaborasi dengan berbagai komunitas dari Hao Xiong Di, Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) dan Komunitas Masyarakat Peduli Amal Kebajikan (KOMPAK) dalam memperlancar penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan Pemko Medan.

Kolabarasi ini dilakukan dengan membuka dapur umum dan akan membagikan 1.000 nasi setiap hari kepada masyarakat yang terdampak pada massa PPKM Darurat.

Ketua Umum Komunitas Satu Hati, Sartjipto King, mengatakan, dapur umum ini merupakan bentuk kepedulian mereka untuk membantu program Pemko Medan agar pelaksanaan PPKM Darurat untuk menekan penyebaran covid-19 bisa berjalan lancar.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, warga yang terkena dampak PPKM bisa sedikit terbantu karena banyak warga yang mengalami kesulitan akibat dampak dari kebijakan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini.

“Kami bisa merasakan kesulitan yang dirasakan warga akibat pemberlakuan PPKM Darurat ini. Banyak pelaku UMKM yang harus menutup usahanya untuk sementara, sementara mereka juga harus menghidupi keluarga. Selain itu banyak juga warga yang kehilangan pekerjaan,” ujar pria yang akrab disapa Aking ini, Minggu (18/7/2021).

Bahkan, ujar Aking, di beberapa daerah penerapan PPKM Darurat sudah menimbulkan gejolak sosial.

“Kita tidak ingin hal yang sama terjadi di Medan. Makanya, melalui kolaborasi dengan beberapa komunitas, kita sepakat untuk membantu Pemko Medan dengan memberikan bantuan kepada warga melalui pembukaan dapur umum,” katanya lagi.

Melalui pembukaan dapur umum ini, ujar Aking, mereka mencoba untuk sedikit mengurangi beban warga yang terdampak. Selain itu, para pelaku UMKM di sekitar kawasan Kompleks Asia Mega Mas yang tidak bisa lagi berusaha akan kita berdayakan untuk menjadi tukang masak di dapur umum.

Paling tidak, mereka tidak lagi perlu memikirkan bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Pembukaan dapur umum ini, ujar Aking, yang juga menyebutkan dapur umum ini dimulai Sabtu (17/7/2021) kemaren di Kompleks Asia Mega Mas dan akan berlangsung hingga PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli 2021.

Agar tidak menimbulkan kerumunan, panitia dapur umum telah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Jadi tugas kami hanya menyediakan nasi bungkus, sementara pembagiannya akan dilakukan di bawah koordinasi tim Gugus Tugas Covid-19,” tandas Aking.

Aking berharap demi keselamatan semua, warga harus mematuhi kebijakan PPKM Darurat yang diterapkan Pemko Medan.

“Ini merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dengan harapan kondisi bisa seperti semula dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa ,” akhirnya. (nico/red/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button