HeadlineIndeksKriminalitas

Penghuni Bukit Sinarta Dibuat Trauma dan Resah

SIMALUNGUN (bareskrim.com) | Penghuni Bukit Sinarta atau yang dikenal Puncak Sinarta Rumah Tuan dibuat trauma dan resah. Pelakunya disebut-sebut berinisial AM dkk yang tak lain oknum PT SPS.

Pondok lama milik Bukit Sinarta, Marjan Girsang dibakar. Tersiar kabar bahwa tujuan pembakaran pondok lama milik Marjan Girsang tersebut untuk menghilangkan barang bukti kearoganan AM cs.

Marjan Girsang mengusai Bukit Sinarta sejak tahun 2013. Bukit yang dikelolanya sempat populer di youtube.

Tak hanya pondok lama yang dibakar, bahkan plank merek terbuat dari spanduk milik Marjan juga ikut dicabut dipersimpangan jalan ke BIR oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Keterangan yang disampaikan Marjan ini juga sebagai revisi atas pemberitaan sebelumnya yang menyatakan pondok Puncak Laut Tawar dibakar. “Memang lokasi ini bersebelahan dalam satu bukit yang sama,” sebutnya.

Marjan Girsang sudah bersusah payah mengumpulkan material untuk membangun fasilitas Bukit Sinarta, seperti toilet. Namun, tempatnya kini dikuasai oknum AM.

Dengan mengarahkan anak buahnya menggunakan perlengkapan kabel milik Marjan untuk instalasi listrik yang sedang dibangun AM di lokasi Bukit Sinarta. “Jerigen air dan peralatan pertanian termasuk barang-barang di Puncak Laut Tawar ikut ludes semua dikuasai AM,” bebernya.

Atas tindakan perusakan ini, Marjan dan beberapa orang petani yang tanaman mereka ikut ‘dibabat’ AM cs telah melaporkan ke Polres Simalungun, Jumat kemarin. “Padi yang sedang tumbuh ikut dibuldozer, termasuk kentang, kol, cabe dan kopi milik petani,” ucapnya.

Marjan Girsang dan sejumlah petani kini merasa trauma atas keberadaan AM cs yang diduga melakukan tidakan penyerobotan lahan Bukit Sinarta. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button