HeadlineIndeksSosial

Berhasil Cegah Karhutla | Desa Bagan Limau Raih Reward Asian Agri

UKUI (bareskrim.com) | Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau patut diacungi jempol dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Desa Bagan Limau masuk katagori Desa Bebas Api (DBA) di tahun 2021.

Sebagai apreasinya, Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit, yang merupakan bagian dari grup Royal Golden Eagle (RGE), memberikan penghargaan (reward) berupa dana pembinaan sebesar Rp 50 juta.

Reward Desa Bebas Api setiap tahunnya digelontorkan Asian Agri bagi desa binaan yang memiliki komitmen dalam upaya pencegahan dan menekan angka kebakaran hutan dan lahan di desanya.

“Kami dari PT Inti Indosawit Subur (IIS) Kebun Ukui mewakili Asian Agri mengucapkan selamat kepada Desa Bagan Limau yang meraih reward karena berhasil menjaga desa dari kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Abed Butar-butar, Manager PT IIS Ukui, saat penyerahan reward, 4 Oktober 2021.

Perusahaam berharap, prestasi ini untuk ke depannya dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan, sehingga bisa memperoleh reward full.

“Kami dari PT IIS siap membantu desa dalam hal pencegahan maupun pemadaman di Desa Bagan Limau ini,” sebut Abed.

Sementara itu, Lamhuddin Harahap selaku Sekdes Bagan Limau berterimakasih kepada PT IIS – Asian Agri yang telah berinisiatif membuat program Desa Bebas Api.

“Alhamdulillah setelah 5 tahun menjalankan program Desa Bebas Api ini baru tahun ini kami mendapat reward sebesar Rp 50 juta,” ucapnya seraya mengimbau masyarakat Desa Bagan Limau untuk senantiasa saling membantu didalam pencegahan kebakaran.

Zulkarnain Harahap sebagai Ketua MPA Bagan Limau mengaku, reaward Desa Bebas Api akan mendorong masyarakat untuk lebih semangat akan menjaga desanya dari kebakaran hutan dan lahan.

Sementara menurut Hafiz Hazalin Sinaga, Manager Program Desa Bebas Api Asian Agri, perusahaan memberikan apresiasi ini sebagai wujud kepedulian.

Perusahaan selalu mengajak masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan desa.

“Kami berharap upaya ini terus ditingkatkan sehingga, nantinya desa dapat mandiri dalam melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di desanya,” tambah Hafiz. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button