IndeksKriminalitas

Rampok Penumpang | Polsek Patumbak Ringkus Sopir Taksi Online

PATUMBAK (bareskrim.com) | Personel Polsek Patumbak Polrestabes Medan berhasil mengungkap aksi perampokan dilakukan sopir taksi online terhadap penumpangnya. Bahkan pengungkapannya terbilang cepat yakni, dalam tempo sekitar dua jam pelakunya dapat ditangkap.

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku perampokan.

“Iya, pelaku adalah Lesmana Tarigan (27) warga Dusun V, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang,” kata Faidir, Jumat (26/11/2021).

Adapun korban perampokan adalah Graciela Candra (22), warga Jalan Apros, Kecamatan Medan Polonia.

“Aksi itu terjadi, Kamis, 25 November 2021. Saat itu korban menjadi penumpangnya pelaku. Pelaku melakukan aksi itu pada saat lokasi sedang sepi, tepatnya di Jalan Pertahanan, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, sekira pukul 14:00 WIB,” kata Faidir.

Pelaku mengancam korban, dan mengikat tangan korban dengan tali pinggang, menyumpal mulut korban dengan kain warna hitam dan mengikat kaki korban menggunakan kabel warna hitam.

“Setelah korban tidak bergerak korban dilempar ke bagasi belakang, namun korban berontak, lalu pelaku menjambak rambut korban sehingga rambut korban tercabut berserak, dan korban pun lemas tak berdaya dengan kaki terikat tangan terikat dan mulut tersumpal kain. Pelaku langsung mengambil hand phone (HP), dan uang milik korban,” ungkapnya.

Setelah berhasil menjarah harta korban, pelaku kembali membawa korban hendak ke Sun Plaza, begitu di Jalan Pertahanan Patumbak, korban berhasil melompat.

“Korban naik dari kediamannya, menuju Sun Plaza, di tengah perjalanan korban disekap, mulutnya disumpal dan dibawa ke kawasan Jalan Pertahanan Patumbak.. Di lokasi itu, korban berhasil melompat dari mobil dan mengalami cedera, lalu korban membuat laporan ke kami (Polsek Patumbak), dan akhirnya pelaku bisa kami amankan,” tutur Faidir.

Dari pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, satu unit Iphone 12 milik korban, dua unit HP merk OPPO milik pelaku, satu unit mobil Rush, satu buah kabel, satu potong baju kaos dan satu buah kep rambut.

“Pelaku kami persangkakan melanggar pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara,” pungkas Faidir.(B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button