HeadlineIndeksMedan

Polres Labuhanbatu Hentikan Kasus Anak Aniaya Bapak | YA Berharap Polda Sumut Terapkan Hukum Berkeadilan

MEDAN (bareskrim.com) | Pria berinsial YA, warga Jalan Sinandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, mendatangi Mapolda Sumut, Medan, Rabu (12/1/2022).

Pria ini mengaku dilaporkan oleh anaknya berinisial KK (21). Dia dilaporkan atas kasus penganiayaan. Insiden itu terjadi Sabtu 8 Mei 2021 sekira pukul 21:30 WIB di kediaman mereka.

“Tidak benar jika saya melakukan penganiayaan terhadap anak saya sendiri. Yang ada saya yang dianiayanya. Karena saya dianiaya dan saya yang dilaporkan oleh anak saya, akhirnya saya kembali melaporkan anak saya juga ke Mapolres Labuhanbatu,” kata YA.

Laporan YA terhadap anaknya sesuai dengan nomor laporan LP/B/892/V/SPKT/RES-Labuhanbatu tanggal 10 Mei 2021. Akan tetapi, polisi menghentikan laporan itu.

“Laporan saya dihentikan oleh Polres Labuhanbatu karena katanya tidak cukup bukti, sedangkan laporan anak saya yang perempuan ini, terhadap saya masih berlanjut. Saya heran mengapa bisa begitu, padahal insiden itu terjadi di objek yang sama. Saksinya ada orang yang di dalam rumah itu juga. Karena laporan saya dihentikan, makanya saya mendatangi Mapolda Sumut dan membuat laporan atau pengaduan masyarakat (Dumas),” ungkapnya.

Dia berharap agar Polres Labuhanbatu bekerja dengan baik dan benar. YA juga meminta agar polisi menerapkan restorative justice dalam perkara ini.

“Saya minta kepada Polda Sumut mengambil alih perkara yang saya alami ini dari Polres Labuhanbatu. Prinsip keadilan restoratif (restorative justice) haruslah diterapkan dalam perkara saya ini. Pertama karena berperkara adalah saya sebagai orang tua dan anak saya. Kedua, saya sebagai orang tua tidaklah mungkin menganiaya anak saya sendiri, saya sangat sayang dengan mereka,” ungkapnya.(r/B/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button