IndeksMedan

Polsek Patumbak Rekonstruksi Kasus Penganiayaan di Pos Security PT Sumber Baru

PATUMBAK (bareskrim.com) | Unit Reskrim Polsek Patumbak melaksanakan rekonstruksi atau reka ulang kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian, di Jalan Sisingamangaraja tepatnya di pos Security PT Sumber Baru Medan Amplas, Senin (17/1/2022) pukul 10.00 WIB.

Pada pelaksanaan rekonstruksi tersebut ada sebanyak 9 (sembilan) adegan yang di laksanakan sesuai dengan keterangan pelaku dan saksi saksi saat terjadinya penganiayaan yang di lakukan oleh pelaku LM alias Palas terhadap korban Warsi yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago membenarkan pihaknya melaksanakan rekonstruksi tersebut.

Menurut dia, rekonstruksi ini perlu dilaksanakan guna melengkapi berkas perkaranya untuk dikirim ke kejaksaan.

“Jadi rekonstruksi ini melengkapi berkas untuk dikirim ke jaksa penuntut umum,” katanya.

Seperti diketahui kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 30 November 2021 sekitar pukul 22.15 WIB. Dimana awalnya pelaku datang dari luar dalam keadaan sempoyongan usai minum tuak bersama kawan kawannya di suatu tempat.

Sesampainya di pos security pelaku LM melihat korban Warso sedang berada di pos dan pelaku mengatakan kepada korban “sombong kali kau…!” dan korban hanya diam saja tanpa menghiraukan apa yang di bilang oleh pelaku. Selanjutnya korban masuk ke dalam pos security dan berbaring di kursi yang ada di dalam pos security.

Lalu pelaku menjumpai korban dan menarik rambut korban sehingga korban jatuh dan kepala terhempas ke lantai sehingga korban tak sadarkan diri.

Selanjutnya saksi I alias Ucok menjumpai pelaku di depan pos security dan menanyakan kepada pelaku “kau apain si Warso?” Pelaku menjawab “gak ku apa apain.” Sehingga terjadi cekcok mulut antara saksi dan pelaku hingga akhirnya keduanya berantam dan saksi lari ke belakang gudang PT Sumber Baru. Pelaku sempat mengejar saksi namun tidak ketemu.

Sementara saksi J dan saksi ES yang melihat kejadian membawa korban ke Rumah Sakit Mitra Medika menggunakan sepeda motor guna mendapatkan perawatan medis.

Setibanya di ruang ICU Rumah Sakit Mitra Medika dan dilakukan pemeriksaan oleh tim medis namun nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Personel Reskrim Polsek Patumbak dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ridwan langsung mengamankan Kemudian pelaku.

“Pelaku di jerat dengan melanggar pasak 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun kurungan penjara,” ujar Kapolsek.(r/B/amri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button