HeadlineIndeksKriminalitasMedan

Dipimpin Kanit Reskrim Polsek Medan Area | Pelaku Pengancaman Gunakan Pedang Kelewang Ditangkap

MEDAN (bareskrim.com) | Unit Reskrim Polsek Medan Area mengamankan seorang pelaku pengancaman menggunakan satu buah pedang kelewang.

Aksi pelaku yang diketahui bernama Yoldesi (50) warga Jalan Amaliun Gg Senggo No. 07 Kel. Kota Matsum II Kec. Medan Area sempat viral di media sosial.

Kanit Reskrim AKP Philip A.Purba SH MH menerangkan kejadian itu terjadi pada Sabtu 11 Juni 2022 sekitar pukul 19.10 Wib di Jalan Amaliun tepatnya didepan Cafe Buya No. 137 Kel. Kota Matsum II Kec. Medan Area.

“Awalnya Korban Hendra Harianta (43) warga Jalan Kapten Muslim Gg Pertama Lk IV no. 52-B Kel. Sei Sikambing C II Kec. Medan Helvetia sedang memesan teh di Cafe Buya yang tidak berselang lama pelaku keluar dari dalam gang melewati cafe buya melihat korban yang sedang memesan teh di Cafe Buya, “kata AKP Philip A.Purba SH MH, Rabu (15/6/2022).

Disitu sambung Kanit Reskrim, pelaku sempat saling pandang – pandangan dengan korban hingga terjadi perang mulut.

“Aksi tersebut sempat dilerai SE saksi bernama Pak Amri. Namun pelaku kembali mendatangi korban dengan menggunakan satu buah pedang kelewang bergagang warna hijau dan mengarahkan kelewang yang dipegangnya kepada korban sambil mengancam dengan bahasa “Jangan nampak lagi kau di jalan amaliun ini, kubunuh nanti kau sekeluarga”,” ucap AKP Philip.

Korban yang merasa terancam hidupnya kemudian melaporkan ke Polsek Medan Area dengan LP / B / 463 / VI / 2022 / Spkt / Polsek Medan Area / Polrestabes Medan / Polda Sumut Tanggal 11 Juni 2022.

“Dari laporan korban, pelaku kemudian berhasil diamankan pada hari Selasa tanggal 14 Juni 2022 sekira pukul 19.50 Wib di Jalan Amaliun Gg Senggo No. 07 Kel. Kota Matsum II Kec. Medan Area,” jelasnya.

Kepada petugas, pelaku Yoldesi mengakui semua perbuatannya kepada korban kemudian pelaku dibawa ke kantor Polsek Medan Area untuk dilakukan proses penyidikan.

“Terhadap pelaku dipersangkakan dengan Pasal 335 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan lebih 5 Tahun,” pungkasnya. (nico/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button