IndeksMedan

Polda Sumut Imbau Pelaku Geng Motor Serahkan Diri sebelum Ditindak Tegas

MEDAN (bareskrim.com) | Personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dan Satreskrim Polrestabes Medan, Polsek sejajaran masih memburu tujuh anggota geng motor yang telah melakukan penganiayaan secara bersama terhadap dua korban, di lokasi terpisah dan waktu yang berbeda.

Hal itu diungkapkan Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dalam konferensi pers di Mapoldasu, Selasa (12/7/2022).

”Kita buru tujuh orang pelaku lagi anggota geng motor yang ikut melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban,” kata Tatan didampingi Kasubdit III/Jatanras Kompol Bayu Putra Samara, Kasubbid Penmas AKBP Herwansyah Putra, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fatir, Kapolsek Medan Baru Kompol Ginanjar Fitriadi.

Untuk itu, Tatan mengimbau kepada ke 7 anggota geng motor yang terlibat aksi penganiayaan secara bersama-sama, untuk segera menyerahkan diri karena identitas mereka sudah diketahui. Mereka termasuk ketua geng motor juga diimbau segera membubarkan diri karena akan ditindak tegas jika melakukan kejahatan.

”Kepada pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya diimbau segera menyerahkan diri. Kita akan tindak tegas geng motor yang sudah meresahkan,” tegas Tatan.

Dijelaskannya, tujuh pelaku buron itu berasal dari dua kelompok masing-masing lima anggota geng STC yang menyerang seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Jalan Pabrik Tenun Medan Baru pada Minggu (3/7/2022).

Kemudian, dua anggota geng motor Warung Kita-Kita (WK2), yang menyerang dua pemuda di salah satu kafe Jalan Antariksa Medan Polonia pada Minggu (10/7/2022).

Menurut Tatan, kedua geng motor ini beraksi secara rundown, menyasar setiap orang yang berkumpul. Mereka melintas kemudian menyerang setiap orang secara berkelompok. Aksinya dilakukan tidak menentukan waktu.

“Modusnya secara rundown menyerang setiap orang yang berkumpul tidak menentukan hari dan waktu beraksi kapan saja,” terang Tatan.

Tatan menjelaskan dari peristiwa di Jalan Pabrik Tenun Medan Baru, Ditreskrimum Polda Sumut, bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan, dan jajaran Polsek Medan Baru berhasil mengamankan lima tersangka, yakni inisial RYD, FDS, JTP dan dua anak di bawah umur, S dan RR.

Sedangkan di Jalan Antariksa Medan Baru, diamankan dua tersangka inisial A dan RR (di bawah umur). Sedangkan korbannya M dan TA.

Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti golok, parang gergaji, batu dan 2 unit sepeda motor matic.

“Para tersangka dijerat Pasal 170 Yo 351 KUHPidana tentang penganiayaan secara bersama dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pungkas Tatan.(r/B/amry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close
Close