Ekonomi

Kapolres Batubara Tegaskan Anggotanya tidak Ada Terlibat dalam Dugaan Pemerasan

BATUBARA (bareskrim.com) | Kapolres Batubara AKBP Jose DC Fernandes, S.I.K., menggelar konferensi pers terkait viralnya pemberitaan yang menyebutkan bahwa ada dugaan tiga anggotanya yang terlibat melakukan tindak pidana pemerasan bersama oknum jaksa Kejari Batubara berinisial EK, Jum’at (12/5/2023) sekira pukul 17:30 WIB.

Kapolres menyebutkan, bahwa sebelumnya kasus ini terjadi pada bulan Januari 2023.

“Kasus ini awalnya terjadi di bulan Januari 2023,” sebutnya.

“Disini saya tegaskan nama – nama anggota saya yang tercatut disitu, dan saya sudah ambil keterangan semua, itu gak ada. Karena kenapa, menetapkan tersangka atau pasal, itu melalui prosedural melaporkannya, jadi tidak ada individu,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa anggotanya yang diduga dicatut namanya dalam video yang viral beberapa hari lalu sudah diperiksa oleh Kasi Propam.

“Tidak ada keterlibatan atau pemerasan yang dilakukan oleh anggota saya, karena sudah diperiksa Kasi Propam,” katanya.

Terkait dengan adanya intimidasi yang dilakukan oleh pihak Polres Batubara, AKBP Jose DC Fernandes menyebutkan bahwa itu tidak benar.

“Tidak ada intimidasi. Kita transparan, pada saat pemeriksaan itu dan penangkapan tidak ada intimidasi,” pungkasnya.

Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Sastrawan Tarigan, S.H., M.H., melalui KBO Narkoba Polres Batubara AKP Yahman mengatakan, penangkapan Dede Yunanda Nasution dan Muhammad Ricky Rinaldy berdasarkan laporan dari masyarakat.

“Penangkapan pelaku tindak pidana narkotika tersebut berawal ketika pada hari Kamis tanggal 12 Januari 2023 sekira Pukul 17.30 WIB. Personel Satresnarkoba Polres Batubara mendapatkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya ada seseorang yang memiliki narkotika jenis sabu kemudian melakukan penyelidikan dan selanjutnya berhasil melakukan penangkapan terhadap Dede Yunanda Nasution dan Muhammad Ricky Rinaldy di Desa Perkebunan Sei Balai, Kec. Sei Balai, Kab. Batubara tepatnya di pinggir jalan yang selanjutnya dilakukan penggeledahan dan berhasil menemukan 1 (Satu) buah kotak rokok Surya yang berisikan 2 (Dua) buah plastik klip sedang transparan yang berisikan narkotika jenis sabu yang dilapisi dengan kertas dan tisu, 1 (Satu) unit sepeda motor jenis honda Vario warna hitam, 1 (Satu) unit handphone Xiaomi yang diakui kepemilikannya oleh Dede Yunanda Nasution dan M. Ricky Rinaldy yang memiliki tanpa izin dari pihak yang berwenang,” sebutnya.

Kemudian, berkas perkara tersangka dilimpahkan ke Kejari pada tanggal 8 Februari 2023.

“Dan untuk berkas perkara telah dikirim ke JPU sesuai Nomor : B / 167 / II / 2023/ Satresnarkoba, tgl 08 Feb 2023, namun berkas perkara dikembalikan P-18 sesuai nomor. B-551/L.2.32/ Enz.1/02/2023, tanggal 22 Februari 2023, dan berkas perkara telah dikirimkan kembali ke JPU tanggal 05 Maret 2023, namun kembali JPU mengembalikan berkas perkara ke penyidik dalam bentuk berita acara koordinasi yang diterima penyidik tanggal 03 Mei 2023, dan penyidik telah kembali mengirimkan berkas perkara ke JPU tertanggal 05 Mei 2023, dan saat ini menunggu berkas perkara P-21,” sambungnya.

Setelah itu, Satresnarkoba Polres Batubara melakukan pengembangan dari kedua pelaku bahwa barang yang dimilikinya diperoleh dari Heri Syahputra.

“Bahwa barang bukti sabu tersebut diperoleh dari seorang laki laki bernama Heri Syahputra, kemudian personel Satnarkoba pada hari itu juga tanggal 12 Januari 2023 pada pukul 18:30 WIB melakukan penangkapan terhadap tersangka Heri Syahputra di Lingk 1 Kel, Bunut Barat, Kota Kisaran Barat dan dari penguasaannya disita barang bukti narkotika jenis sabu 2 (dua) paket kecil dalam plastik klip berat 2 gram,” terangnya.

Berkas perkara telah di kirim ke JPU dengan Nomor B : 169/II/ 2023/ Resnarkoba, tanggal 08 Feb 2023, dan berkas perkara telah P-21 dan kemudian telah dilimpahkan ke JPU (P-22), sesuai nomor surat : K/ 830/ V / 2023/ Resnarkoba, tanggal 03 Mei 2023.

Dari keterangan Heri Syahputra, barang bukti sabu tersebut diperoleh dari seorang laki – laki bernama Rudi Hartono alias Amir. Kemudian personel Satnarkoba Polres Batubara pada tanggal 19 Januari 2023 Pukul 11:00 WIB, tersangka Rudi Hartono ditangkap di Kisaran Timur. Dan dari penguasaannya disita barang bukti narkotika sabu 3 (tiga) bungkus besar seberat 17 gram.

Rudi Hartono ditangkap pada hari Kamis tanggal 19 Januari 2023 sekira Pukul 11:00 WiIB di Gang Rambutan, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, berkas perkara telah di kirim ke JPU, dengan Nomor B : 170/II/ 2023/ Resnarkoba, tanggal 06 Feb 2023, dan berkas perkara telah P-21 dan kemudian telah dilimpahkan ke JPU (P-22), sesuai nomor surat : K/ 834/ V / 2023/ Resnarkoba, tanggal 03 Mei 2023.

Saat ini kedua tersangka Dede Yunanda Nasution dan Muhammad Ricky Rinaldy dititipkan di Lapas Klas II A Labuhan Ruku dan proses penyidikan dan sehubungan terjadinya berkas perkara bolak balik dari JPU. Penyidik telah kembali mengirimkan berkas perkara ke JPU tertanggal 05 Mei 2023, dan saat ini menunggu berkas perkara P-21, dan apabila telah P-21 tersangka dan barang bukti akan segera di limpahkan ke JPU (P-22).(r/B)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also
Close
Back to top button